Jumat, 19 Maret 2010

Pilihan yang membebaskan

Memilih itu sifatnya merdeka.memilih itu bersifat bebas,tanpa tekanan dan karna ada yg di pilih.
Itulah sebabnya kita bebas memilih apa saja hal yg paling penting bagi kita.
Kepentingan seseorang itu relatif dan sangat berbeda.barangkali ada yang sama,namun kebanyakan berbeda.namun kalau di tanya kenapa kita di ciptakan maka jawabannya serentak dan sama.yaitu meninggikan,membesarkan,mengagungkan kalimah LAAILAHAILALLAH.sesuai dengan apa yg tersirat dlm Al qur'an.namun apabila sekalilagi menengok kebutuhan yg paling dalam bagi manusia maka terlihatlah dengan nyata bahwa manusia memiliki kebutuhan yg berbeda beda.
Sayangnya,manusia sering melupakan kisah di ciptakannya adam,kisah di utusnya Rosul.
Apapun yg paling penting bagimu,membutuhkan keberanian untuk memilih.
Terkadang kamu harus memilih sesuatu yang saat ini tidak populer namun dapat membuat kita selamat.namun kita juga dapat memilih untuk mengikuti model gaul tahun 2012.tinggal memilih dan itu tidak sulit.tapi sekali lagi membutuhkan keberanian.karna trend yang ada di negara kita pada dasarnya mengikuti budaya om sam.kita telah merdeka dari penjajahan belanda,jepang,inggris dan portugis namun dari segi mental dan emosional masyarakat lugu dan non lugu(yang sama latahnya)telah lama terkena penyakit amerikanisme.
Coba kita lihat pakaiannya orang zaman sekarang,.bebas dan tanpa kendali karna hakk azazi.beda dengan di saat turun wahyu:tutup auratmu!.maka seketika itu juga seluruh wanita menyambar apapun yg ada di dekatnya untuk kerudung.
Saat turun ayat: di dalam qamr ada manfaat,tapi mudharatnya lebih banyak dari pada manfaatnya,maka para sahabat,dan orang orang yg beriman tetap sami'na wa ato'na: saya mendengar dan saya siap melaksanakan.
Namun di zaman sekarang,yg kebanyakan di kuasai orang gila(zaman edan) telah menjadikan agama sbg mainan.bukan hidup yg berpedoman pada agama.
Namun lagi lagi memilihlah...!.mumpun masih ada pilihan karna dunia ini penuh dengan pilihan pilihan,,
Di akhirat nanti apa yg kita terima adalah hasil dari pilihan pilihan kita.
Orang yg tidak punya pilihan itu selain membingungkan juga di cap sebagai orang yg tidak punya pendirian.bahasa jawanya mblungon.
Jangan pula menjadi penoton.kitalah yg menjalani hidup kita pulalah yg akan bertanggung jawab.
Kita yg memilih kita pula yg akan memetik hasilnya kelak.
Bahkan,kita sekarang harus memilih satu di antara 2 ulama yg berbeda.
Salah satu di antara ulama' itu menghalalkan darah pejuang islam.dan satunya lagi menghalalkan darah penjajah.
Saya hanya ingin berpesan kepada temen temen semuanya bahwa nasib kita ada pada pilihan pilihan yang kita buat.
Di antara para penjahat ada orang baik yg menguatkan kejahatanya dan di antara orang baik ada penjahat yg meragukan kebaikannya.
Tak ada waktu untuk bersilang pendapat,yg ada hanyalah mengumpulkan umat untuk menyatukan tekad memperbaiki umat,mumpung belum kiamat,yang kabarnya sudah dekat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar